Proses minyak mentah indonesia

minyak 1Proses minyak mentah indonesia itu kami lakukan dengan sebaik mungkin dan benar dan tentunya harus dilakukan dengan tahapan – tahapan yang tepat. Minyak mentah merupakan bahan bakar fosil yang terdapat di bumi dan terbentuk dari tumbuhan dan hewan fosil selama jutaan tahun. Minyak mentah disuling menjadi berbagai produk minyak bumi, yang paling umum di antaranya adalah bensin, atau gasolin. Minyak mentah dikategorikan menjadi ringan atau berat, serta manis dan asam. Minyak mentah jenis light sweet lebih disukai karena pengilangan lebih singkat sebelum dapat dijual ke pasar.begitu banyak jenis minyak mentah yang beredar dipasaran.

Apalagi minyak merupakan salah satu komoditas yang diperdagangkan luas dan laris. Fluktuasi harga minyak di seluruh dunia dapat berdampak besar pada kesehatan ekonomi negara, baik negara produsen maupun konsumen minyak. Setiap kenaikan atau penurunan harga minyak dapat berdampak pada perekonomian negara penghasil minyak. Bagaimanapun, negara yang mengimpor minyak lebih rentan terhadap perubahan harga minyak karena minyak dihargai dan dijual dalam dolar. Sementara usaha sedang dilakukan menuju peralihan untuk lebih melestarikan sumber bahan bakar, kenyataan menunjukkan bahwa minyak mentah masih berada pada permintaan yang tinggi sementara ketersediaannya terbatas.

proses minyak mentah juga sangat mempengaruhi harga minyak mentah dan ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti suatu organisai OPEC: Organisasi Negara Penghasil Minyak dapat mempengaruhi harga minyak dengan meningkatkan atau mengurangi produksi di antara negara anggotanya. Oleh karena minyak dihargai dalam dolar AS, ketika nilai dolar jatuh, umumnya harga minyak akan naik, begitu juga sebaliknya. Pertimbangan musiman, termasuk cuaca yang bukan musimnya, juga mempengaruhi harga minyak.

Teknologi Proses Minyak Mentah

Kemajuan teknologi telah membuat teknologi alternatif pengembangan minyak mentah, seperti pasir tar dan serpih minyak, lebih mudah didapat. Alternatif ini memiliki potensi untuk menjaga ketersediaan bahan bakar selama puluhan tahun. Setiap pengembangan di ladang ini memiliki potensi untuk mempengaruhi harga. Perubahan cuaca global menjadi lebih nyata, kebanyakan akan mengatakan karena emisi karbon dari ketergantungan kita pada bahan bakar fosil. Di beberapa tahun terakhir, banyak penekanan ditempatkan pada pengembangan kelestarian sumber daya energi seperti sel bahan bakar, bahan bakar etanol, gas alam cair, tenaga matahari, dan banyak lagi dengan harapan bahwa mereka dapat mengurangi ketergantungan global pada minyak.

Proses minyak mentah kelapa diawali dengan pembuatan santan kelapa yang merupakan cairan hasil ekstraksi dari kelapa parut dengan menggunakan air. Bila santan didiamkan, secara pelan-pelan akan terjadi pemisahan bagian yang kaya dengan minyak (disebut krim) dengan bagian yang miskin dengan minyak(disebut skim). Krim lebih ringan dibanding skim sehingga krim berada pada bagian atas dan skim di bawah. Minyak kelapa dapat dibuat dengan berbagai cara , salah satu caranya disebut Cara Basah yang relatif sederhana.

Daging buah diparut, kemudian ditambah air dan diperas sehingga mengeluarkan santan. Setelah itu dilakukan pemisahan minyak dari santan dengan pemanasan. Santan dipanaskan sehingga airnya menguap dan tinggal padatan yang menggumpal. Gumpalan padatan ini disebut blondo (galendo). Minyak dipisahkan dari blondo dengan cara penyaringan. Blondo masih banyak mengandung minyak sehingga masih bisa diambil minyaknya dengan cara diperas.

Pemisahan minyak dapat juga dilakukan dengan kombinasi pemanasan dan sentrifugasi. Santan disentrifugasi untuk memisahkan krim. Setelah itu krim dipanaskan untuk menggumpalkan padatan bukan minyak. Minyak dipisahkan dari bagian bukan minyak dengan cara sentrifugasi. Minyak yang diperoleh disaring untuk memperoleh minyak yang bersih.

Proses Minyak Mentah Terbaru

Pada proses minyak mentah kali ini kami siapkan tabung air mineral kemudian parut beberapa buah kelapa dan diperas menjadi santan. Setelah itu santan diencerkan dengan air dan dibiarkan selama 8 jam hingga terjadi pemisahan antara “santan prima” dengan air. Santan prima (kental) itu, keasamannya diturunkan hingga suasana asam (pH 4,2), dengan menggunakan cuka makan. Campuran ini kemudian dibiarkan 12 – 24 jam. Dalam proses ini, santan prima terpisah menjadi tiga bagian. Lapisan bawah berupa air, kemudian galendo dan di bagian atasnya minyak murni.

Minyak disaring dengan tisu atau kain kasa halus, lewat keran yang sudah disiapkan sebelumnya. Minyak yang terkumpul, kemudian dihangatkan selama selama 15 menit ditambah antioksidan. Minyak yang dihasilkan, sudah dapat dikemas dan dikonsumsi. Proses ini masih dapat dilanjutkan ke proses pembuatan minyak berikutnya. Galendo atau blondo itu mengandung mikroba aktif untuk pembuatan minyak fermentasi. Galendo cair disemprotkan ke seluruh permukaan dalam galon dan dibiarkan hingga kering. Kemudian masukkan santan cair dan dibiarkan selama 12 jam dalam kehangatan temperatur kamar.

Setelah kurun waktu itu, minyak akan terpisah sendiri. Proses selanjutnya, seperti yang pertama yaitu dipanaskan hingga panas kuku selama 15 menit, dan minyak yang dihasilkan siap dikemas. Dari POM-Depkes, diperoleh salinan lengkap hasil penelitian unsur yang dikandung oleh minyak kelentik tanpa api ini, yaitu kandungan air 0,13%, asam laurat 0,30%. Sementara kandungan logamnya, Fe 0,52 mg/kg, timbal< 0,0030, Tembaga< 0,0100, seng <0,0100, timah<0,6000, air aksa<0,0005 arsen negatif dan kolesterol negatif. Jadi, minyak kelentik yang dihasilkan dari proses minyak mentah fermentasi ini bebas kolesterol dan logam berat.